Aku dapatkan tulisan ini dari seorang kakak yang sangat berpengaruh buat hidupku. Yap, mbak Nurul Fauziah. Gak tau pastinya entah tulisan siapa. Sebelumnya saya izin buat penulisnya, izin karena telah mengutip tulisan anda atau bahkan memposting tulisan ini. karena menurut saya ini sangat bermanfaat bagi banyak orang. Terima kasih sebelumnya atas izin yg diberikan… (ih..sok dikasi izin, hehe..).
Sehabis subuh, aku membuka laptop. Ketika aku membuka-buka data-data yang ada di flashdisk ku. Aku lihat ada data yang tidak aku kenal. “Cinta Begitu Senja in real live”, itulah judulnya. Setelah aku ingat-ingat, sore itu mbak zee (panggilan gaul mbak nurul fauziah) memberiku sebuah tulisan. “dek, ni ada bacaan bagus. Baca ya, ni mbak tarok di flashdisk adek” ungkapnya.
Aku tak mengerti apa tujuan mbak beib (panggilan sayangku untuk mbak zee) memberikan tulisan ini. lucu rasanya dikasih tulisan ini. Namun, aku ingin tetap mengucapkan terima kasih untuk mbak beib, karena setelah aku baca tulisan ini, aku mengambil suatu kesimpulan, komunikasi itu SANGA T PENTING untuk urusan apapun. Kalau untuk masalah cinta, menurut tulisan ini sih harus dikomunikasikan juga, “ungkapkan cintamu”, jangan sampai menyesal di akhirnya. Hemmm… luar biasa…
Untuk kawan-kawan yang ingin menikmati cerita ini juga, selamat membaca….
Cinta Begitu Senja in real live
Isa Alamsyah
Jika Anda sudah membaca cerpen karya Asma Nadia berjudul "Cinta Begitu Senja" pada salah satu cerpen di buku "Emak Ingin Naik Haji" kisah di bawah ini mungkin sedikit mirip. Hanya saja kisah di bawah ini adalah kisah nyata yang kita bisa belajar darinya. Kisah ini banyak beredar di internet, sudah dicopy paste di mana-mana jadi agak sulit mengungkap narasumber aslinya. Semoga yang menulis mendapat pahala.
Silakan simak dan ambil hikmahnya:
Kisah ini terjadi di beijing Cina, seorang gadis bernama Yo Yi Mei memiliki cinta terpendam terhadap teman karibnya di masa sekolah. Namun ia tidak pernah mengungkapkannya, Ia hanya selalu menyimpan di dalam hati dan berharap temannya bisa mengetahuinya sendiri. Tapi sayang temannya tak pernah mengetahuinya, hanya menganggapnya sebagai sahabat, tak lebih.
Suatu hari Yo Yi Mei mendengar bahwa sahabatnya akan segera menikah hatinya sesak, tapi ia tersenyum “Aku harap kau bahagia“.
Sepanjang hari Yo Yi Mei bersedih, ia menjadi tidak ada semangat hidup, tapi dia selalu mendoakan kebahagiaan sahabatnya. 12 Juli 1994 sahabatnya memberikan contoh undangan pernikahannyayang akan segera dicetak kepada Yi mei, ia berharap Yi Mei akan datang, sahabatnya melihat Yi Mei yang menjadi sangat kurus & tidak ceria bertanya“Apa yang terjadi dengamu , kau ada masalah?
Yi mei tersenyum semanis mungkin ” Kau salah lihat, aku tak punya masalah apa apa, wah contoh undanganya bagus, tapi aku lebih setuju jika kau pilih warna merah muda, lebih lembut …” Ia mengomentari rencana undangan sahabatnya tesebut.
Sahabatnya tersenyum “ Oh ya, ummm aku kan menggantinya, terimakasih atas sarannya Mei, aku harus pergi menemui calon istriku, hari ini kami ada rencana melihat lihat perabotan rumah … daag“. Yi Mei tersenyum, melambaikan tangan, hatinyayang sakit.
18 Juli 1994 Yi Mei terbaring di rumah sakit, Ia mengalami koma,Yi Mei mengidap kanker darah stadium akhir. Kecil harapan Yi Mei untuk hidup,semua organnya yang berfungsi hanya pendengaran, dan otaknya, yang lain bisa dikatakan “Mati“ dan semuanya memiliki alat bantu, hanya muzizat yang bisa menyembuhkannya.
Sahabatnya setiap hari menjenguknya, menunggunya, bahkan ia menunda pernikahannya. Baginya Yi Mei adalah tamu penting dalam pernikahannya.Keluaga Yi Mei sendiri setuju memberikan “Suntik Mati“ untuk Yi Mei karena tak tahan melihat penderitaan Yi Mei.
10 Desember 1994 Semua keluarga setuju besok 11 Desember 1994 Yi Mei akan disuntik matidan semua sudah ikhlas, hanya sahabat Yi Mei yang mohon diberi kesempatan berbicara yang terakhir, sahabatnya menatap Yi Mei yang dulu selalu bersama.
Ia mendekat berbisik di telinga Yi Mei“ Mei apa kau ingat waktu kita mencari belalang, menangkap kupu kupu?...kau tahu, aku tak pernah lupa hal itu, dan apa kau ingat waktu disekolah waktu kita dihukum bersama gara gara kita datang terlambat,kita langganan kena hukum ya? “
“Apa kau ingat juga waktu aku mengejekmu, kau terjatuh di lumpur saat kau ikut lomba lari, kau marah dan mendorongku hingga aku pun kotor ?...Apakah kau ingat aku selalu mengerjakan PR di rumahmu? ...Aku tak pernah melupakan hal itu … “
“Mei, aku ingin kau sembuh, aku ingin kau bisa tersenyum seperti dulu, aku sangat suka lesung pipitmu yang manis, kau tega meninggalkan sahabatmu ini ?....”Tanpa sadar sahabat Yi Mei menangis, air matanya menetes membasahi wajah Yi Mei
“ Mei...kau tahu, kau sangat berarti untukku, aku tak setuju kau disuntik mati, rasanya aku ingin membawamu kabur dari rumah sakit ini, aku ingin kau hidup, kau tahu kenapa ?...karena aku sangat mencintaimu, aku takut mengungkapkan padamu, takut kau menolakku “
“ Meskipun aku tahu kau tidak mencintaiku, aku tetap ingin kau hidup,Aku ingin kau hidup, Mei tolonglah, Dengarkan aku Mei … bangunlah …. !! “Sahabatnya menangis, ia menggengam kuat tangan Yi Mei“ Aku selalu berdoa Mei, aku harap Tuhan berikan keajaiban buatku, Yi Mei sembuh, sembuh total.Aku percaya, bahkan kau tahu?.. aku puasa agar doaku semakin didengar Tuhan “
“ Mei aku tak kuat besok melihat pemakamanmu, kau jahat ... !!kau sudah tak mencintaiku, sekarang kau mau pergi, aku sangat mencintaimu…aku menikah hanya ingin membuat dirimu tidak lagi dibayang-bayangi diriku sehingga kau bisa mencari pria yang selalu kau impikan, hanya itu Mei … “
“Seandainya saja kau bilang kau mencintaiku, aku akan membatalkan pernikahanku, aku tak peduli … tapi itu tak mungkin, kau bahkan mau pergi dariku sebagai sahabat“
Sahabat Yi mei mengecup pelan dahi Yi Mei, ia berbisik” Aku sayang kamu, aku mencintaimu ” suaranya terdengar parau karena tangisan.Dan apa yang terjadi ?....Its amazing !! ” CINTA “ bisa menyembuhkan segalanya.
7 jam setelah itu dokter menemukan tanda tanda kehidupan dalam diri Yi Mei,jari tangan Yi Mei bisa bergerak, jantungnya, paru parunya, organ tubuhnya bekerja, Sungguh sebuah keajaiban !!Pihak medis menghubungi keluarga Yi Mei dan memberitahukan keajaiban yang terjadi.Dan sebuah mujizat lagi … masa koma lewat ….pada tgl 11 Des 1994
14 Des 1994 Saat Yi Mei bisa membuka mata dan berbicara,sahabatnya ada disana, ia memeluk Yi Mei menangis bahagia, dokter sangat kagum akan keajaiban yang terjadi.“ Aku senang kau bisa bangun, kau sahabatku terbaik “ sahabatnya memeluk erat Yi Mei
Yi Mei tersenyum “ Kau yang memintaku bangun, kau bilang kau mencintaiku,tahukah kau aku selalu mendengar kata-kata itu, aku berpikir aku harus berjuang untuk hidup ““Lei, aku mohon jangan tinggalkan aku ya, aku sangat mencintaimu ”Lei memeluk Yi Mei “ Aku sangat mencintaimu juga “
17 Februari 1995 Yi Mei & Lei menikah, hidup bahagiadan sampai dengan saat ini pasangan ini memiliki 1 orang anak laki laki yang telah berusia 14 tahun. Kisah ini sempat menggemparkan Beijing.
Apa hikmah dari kisah ini? Cinta adalah keajaiban. Kekuatan Cinta...Ya itu yang banyak dibahas dibahas di internet.
Tapi saya justru ingin mengambil sudut pandang lain.
Apa yang ingin saya sampaikan? KOMUNIKASI dan ASUMSI.
Betapa banyak orang menderita hidupnya hanya karena dua hal ini, salah ASUMSI dan salah KOMUNIKASI.
Jangan BERASUMSI atas HASIL sebelum MENCOBA.
Saya takut menyerahkan naskah, takut ditolak penerbit...
Saya takut minta naik gaji, nanti dianggap gak tahu diri...
Saya takut melamarnya nanti ditolak...
Saya takut ikut lomba nanti kalah...
Jangan BERASUMSI atas HATI orang lain.
Jangan BERASUMSI atas pikiran orang lain.
Telusuri dulu, jangan sampai hanya karena ASUMSI sampai mengorbankan diri sendiri.
Jangan takut MENGUNGKAPKAN apa yang ada dalam hati atau pikiran, lakukan KOMUNIKASI.
Anda bekerja tidak pernah naik gaji, padahal sudah lama. Anda berharap bos pengertian tapi tidak ada reaksi.
Dulu Anda bujang lalu, menikah, gaji tidak naik juga. Anda berharap bos pengertian tapi tetap gaji tidak naik.
Lalu Anda punya anak, biaya hidup meningkat. Anda berharap bos pengertian tapi tetap gaji tidak naik.
Akhirnya gaji Anda tidak naik-naik.
Di sisi lain Bos Anda merasa membayar Anda cukup mahal untuk pegawai bujang.
Ketika Anda menikah, sang Bos merasa gaji Anda memang sudah cukup besar untuk pasangan muda.
Apalagi Bos berasumsi Anda menikah dengan pasangan yang berpenghasilan, jadi hidup Anda makin makmur.
Ketika Anda punya anak, Anda tidak minta naik gaji dan tetap semangat kerja, jadi Bos merasa Anda sudah merasa cukup. Bos Anda berpikir selama tidak diminta naikkan gaji, kenapa harus repot-repot naikkan gaji. Walah.
Kuncinya KOMUNIKASI. Komunikasikan KEINGINAN, PERASAN, PIKIRAN Anda dengan baik di rumah, di kantor, di sekolah di mana saja.
MENGKOMUNIKASIKAN jauh lebih baik daripada MENGAMSUMSIKAN.
Mungkin setelah KOMUNIKASI hasil bisa baik atau tidak sesuai dengan harapan.
Tapi paling tidak kita tidak hidup di awang-awang.
Jika Anda optimal menggunakan kekuatan KOMUNIKASI Mungkin akan memberi hasil lebih baik dan membuat hidup Anda lebih mudah.
Kalau masih tidak percaya pentingnya mengkomuniskasikan diri, silahkan baca "Cinta Begitu Senja" di buku Emak Ingin Naik Haji". Siap-siap urut dada.
Mengenai Saya
- Siti Nurjannah Tambunan
- Medan, Sumatera Utara, Indonesia
- Aku diberi nama Siti Nurjannah tambunan. dengan nama itu, orang tuaku mengharapkan aku akan menjadi salah satu penghuni Jannah-Nya. namun, yang harus mereka tau, bukan hanya mereka yang menginginkan aku menjadi penghuni Jannah itu, namun aku juga mau membawa mereka ke dalamnya. 24 November 1991 silam aku dilahirkan dari rahim seorang wanita tangguh yang bernama Siti saidah. Ia membesarkanku bersama ayahanda Maratais tambunan. saat ini aku baru saja memulai studi S1 ku di IAIN-SU di Fakultas tarbiyah, Pendidikan Matematika. aku masih semester III. selain sebagai seorang mahasiswa, aku juga seorang Kru PERS LPM DINAMIKA IAIN-SU. Alhamdulillah, aku terpilih sebagai seorang fotografer.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar